Mursi : Dengan Kesabaran Kita Akan Mencapai Kegemilangan

Pada pembukaan konferensi umum pertama Organisasi Mahasiswa Mesir, hari Rabu (5/9/2012), Presiden Muhammad Mursy mengatakan bahwa Mesir adalah sebuah negara sipil, bukan negara militer ataupun negara agama.

“(Negara) kita ini bukan teokrasi,” kata Mursy, dikutip Al Mishry Al Yaum.

Dalam pidatonya Mursy mengatakan bahwa mahasiswa dulu dimarjinalkan.

“Masa-masa itu tidak akan kembali lagi,” katanya. “Dan saya tidak boleh tidur sampai kita dapat membayar apa yang telah dilakukan para martir untuk revolusi.”

“Negara tidak akan mentoleransi kejahatan atas rakyat. Kita sekarang telah berpindah dari revolusi ke legitimasi konstitusional,” imbuhnya, seraya mengatakan bahwa konstitusi baru harus segera dirancang untuk menuntaskan sistem perundangan.

“Saya, saat ini, membatasi diri untuk menggunakan hak legislatif,” kata Mursy.

Mursy menjelaskan kepada para mahasiswa bahwa ia telah menandai semua tempat rawan korupsi dan titi-titik pemborosan sumber daya negara.

“Mesir masih memiliki banyak sumber daya dan generasi muda adalah asetnya yang paling utama.”

“Dengan kesabaran, kita akan mencapai kegemilangan,” kata Mursy, mengajak para generasi muda untuk bekerja secara aktif dan memeri kontribusi kepada negara, tidak peduli apakah mereka Muslim ataupun Kristiani.

sumber : hidayatullah

KATA MEREKA

Kontak Gema Dakwah : tarqiyahonline@gmail.com

Lebih baru Lebih lama