Pernyataan MUMI tentang Pemilihan Legislatif 2014

Tarqiyah :

Pernyataan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)
Tentang Pemilihan Calon Anggota Legislatif 2014


Bismillahirrahmanirrahim
Bahwasanya Allah SWT memerintahkan umat Islam berjuang dalam barisan yang rapi, sehingga umat Islam menjadi satu kekuatan yang padu, bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain. (QS 61:4).

Bahwasanya kewajiban umat Islam, khususnya para ulama dan kaum cendekiawan adalah melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, menyampaikan kebenaran kepada penguasa, dan memberikan panduan kehidupan kepada umat Islam sejalan dengan amanah risalah yang diwariskan oleh Nabi Muhammad saw.

Bahwasanya Indonesia adalah negeri Muslim yang merupakan bumi warisan para wali dan pejuang - pejuang Islam terdahulu, sehingga wajib dijaga dan dilanjutkan proses Islamisasi di negeri ini, agar negeri ini menjadi negeri yang adil, makmur, di bawah naungan Ridho Ilahi.

Meskipun belum menerapkan Islam secara sempurna, Indonesia adalah negeri Muslim yang umat Islam-nya telah teruji dalam sejarah dalam membendung arus pemurtadan kaum penjajah selama ratusan tahun. Umat Islam perlu terus bersiap diri dan menghimpun berbagai potensi mereka, karena musuh - musuh Allah SWT tidak pernah berhenti berusaha merusak agama dan kehidupan umat Islam. (QS 2:217, QS 8:60).

Politik adalah salah satu aspek penting yang menentukan corak dan masa depan kehidupan suatu masyarakat. Karena itu, umat Islam, khususnya kalangan ulama dan cendekiawannya, berkewajiban memahami dan berusaha agar politik dan kekuasaan tidak digunakan untuk merusak ad-Dinul Islam dan umatnya, bahkan harus diupayakan agar politik dan kekuasaan dapat menopang kejayaan ad-Dinul Islam, kini dan di masa datang.
Untuk itulah, dalam rangka menghadapi pemilihan calon anggota legislatif 2014 (Pileg 2014),  Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menyampaikan taushiyah dan imbauan sebagai berikut:

1. Kepada seluruh jajaran pengurus MIUMI, pusat dan daerah, agar tidak melibatkan diri secara struktural dalam proses Pileg 2014, dan menempatkan diri secara adil terhadap semua kekuatan politik.

2. Kepada seluruh pimpinan parpol dan caleg yang muslim agar:

(a) meneguhkan niat berjihad fi-sabilillah dalam terjun ke dunia politik dan tidak salah niat menggunakan politik sebagai sarana untuk mengadu nasib dan mengeruk kekayaan rakyat

(b) menyadari benar-benar bahwa apa yang mereka janjikan kepada rakyat adalah utang yang wajib mereka bayar, di dunia dan akhirat, 

(c) memahami bahwa sebagai Muslim memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menjaga aturan-aturan Islam dan menggunakan kekuasaan yang mereka pegang untuk memperjuangkan aspirasi Islam, yakni tegaknya kebenaran Tauhidullah, menyebarkan rahmat bagi seluruh alam, dan mencegah kemunkaran serta kezaliman,

(d) mengutamakan prinsip kebenaran, keunggulan, dan persaudaraan Islam daripada membela kepentingan, kebanggaan, dan fanatisme kelompok/partai

(e) mengutamakan kejujuran, kebersihan, keteladanan, kesederhanaan, serta konsitensi dalam berpolitik;  menjaga akhlak diri dan partai dari sikap oportunis, rendah diri, dan inkonsisten (plin-plan) dalam berpolitik.

3. Kepada seluruh kaum Muslimin untuk:

(a) menggunakan hak pilihnya, dengan niat ibadah dan berdakwah untuk membantu saudara-saudara kita yang berjuang dari dalam sistem pemerintahan dalam memperjuangkan aspirasi Islam dan mencegah kemunkaran dan kezaliman terhadap umat Islam

(b) memilih caleg Muslim yang dikenal sebagai yang terbaik dalam hal iman, keshalehan, dan taqwanya 

(c) memahami dengan arif dan bijaksana segala bentuk perbedaan ijtihadiyah dalam melaksanakan perjuangan Islam di Indonesia, agar perbedaan itu tidak dimanfaatkan untuk memecah belah dan mengadu domba para pengemban dakwah dan melemahkan kekuatan umat Islam.

4. Kepada unsur-unsur dan negara-negara asing kami imbau agar menghormati keyakinan dan sikap keagamaan kaum Muslimin Indonesia, dan tidak membantu unsur-unsur yang destruktif terhadap Islam dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian imbauan dan taushiyah ini kami sampaikan kepada berbagai pihak, sebagai perwujudan pelaksanaan amanah Allah SWT dalam memperjuangkan tegaknya kebenaran dan keadilan di negeri tercinta.  Semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada kita semua dalam menjalankan aktivitas kita sehari-hari.  Amin.

Ditetapkan di: Jakarta
Pada tanggal: 2 Jumadil Tsani 1435/3 April 2014 M

MAJELIS INTELEKTUAL & ULAMA MUDA INDONESIA (MIUMI) PUSAT

Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, MA, M.Phil.                     Bachtiar Nasir, Lc., MM
Ketua Majelis Pimpinan Pusat                                     Sekretaris Jendral
 Wallahu A‘lam.

KATA MEREKA

Kontak Gema Dakwah : tarqiyahonline@gmail.com

Lebih baru Lebih lama