Kesibukan Keluarga Anti-Kudeta di Mesir

Tarqiyah : Jika para ulama prokudeta saat ini tengah sibuk memoles sosok haus darah As-Sisi sebagai nabi, rasul, atau membuat-buat silsilah keturunan hingga level sahabat Rasul Muhammad. Plus berpesta pora di saat jutaan rakyat Mesir menderita akibat kudeta. Maka lain halnya dengan keluarga anti-kudeta. Kesibukannya sangat jauh berbeda.
Masih ingat Asma Beltagy, putri Muhammad Beltagy seorang qiyadah Ikhwanul Muslimin yang menjadi syahidah korban pembantaian Rab'ah oleh polisi dan militer Mesir 14 Agustus 2013. Kini adiknya Ammar Beltagy, putra pemimpin Ikhwanul Muslimin

Berikut penuturan Ammar Beltagy, adik kandung Asma Beltagy;

"Karena di pagi hari, aku harus menziarahi kuburan adik kecilku yang kalian bunuh.

Di siang hari, aku harus mengantarkan makanan untuk ayahku yang kalian penjara tanpa alasan yang jelas.

Sorenya, aku harus menjenguk saudara kandungku di penjara yang lain, yang kalian tahan karena ikut berdemo menuntut hak rakyat yang telah kalian rampas semena-mena.

Menjelang maghrib, kami semua mesti menghadiri pemakaman anak tetangga kami yang baru saja tertembak di ujung senjata penguasa zhalim yang kalian dukung.

Sedangkan di malam harinya, kami harus bermunajat menghadap Allah sebagai satu-satunya tempat bagi kami untuk mengadukan berbagai penderitaan yang kami alami akibat kekejaman penguasa bejat yang kalian sembah!

Iya. Kami harus mengakui bahwa kali ini kemenangan berpihak pada kalian. Kami harus mengaku kalah!

Namun kalian harus tahu, bahwa di dunia ini, menang bukan berarti benar, dan kalah bukan berarti salah!"(selidik/tol)

 Wallahu A‘lam.

KATA MEREKA

Kontak Gema Dakwah : tarqiyahonline@gmail.com

Lebih baru Lebih lama